Selasa, 19 November 2013

5 Merek Favorit Anak Muda dan Sejarahnya

Siapa yang suka sneaker, boot, jaket, celana jeans atau polo shirt gan? Nih gue ada cerita yang mungkin bisa menggugah lo untuk mulai berpikir dua kali dalam membeli apparel. Setiap brand yang gue ceritain di sini punya latar belakang kultur tersendiri. Semuanya memang bersinggungan terutama sama revolusi budaya musik. Yuk disimak :

1. Adidas
Adidas diciptakan tahun 1949 di Jerman oleh Adolf Dassler. Ada 3 produknya yang sampai sekarang masih digandrungi bahkan dikoleksi, sepatu Adidas Superstar, sepatu Adidas Samba, dan jaket training Adidas Firebird.

a. Adidas Superstar 

Adidas Superstar sebenarnya dibuat untuk bermain basket. Kebayang nggak solnya yang keras banget gitu buat maen basket? :P
Nah, jenis musik yang paling deket sama basket adalah rap, si Superstar ini mulai jadi ikon fashion musik sejak grup rap legendaris, RUN DMC, memakai sepatu Adidas Superstar putih tanpa tali dengan lidah yang dikeluarkan. Sejak itu, Adidas meracuni kultur musik dunia. Selain rapper, gitaris metal sekelas Dave Mustaine dari Megadeath juga pake adidas superstar warna putih. Adidas Superstar pada akhirnya masuk ke hampir semua genre musik, bahkan Ian Brown dari Stone Roses dibuatin Adidas Superstar versi Ian Brown.


b. Adidas Samba
 
Adidas Samba adalah sepatu sepak bola versi Adidas awalnya. Solnya lentur dengan lem yang super kuat, bikin sepatu ini super nyaman, lincah, tapi tetep keren. Adidas Samba mengikuti kesuksesan sepatu Adidas Superstar.

Musisi Inggris era Britpop 90an banyak yang pakai. Yang paling kelihatan adalah Liam dan Noel Gallagher dari Oasis, Blur, dan deretan band-band Britpop 90an yang sekarang sudah punah. Sampai sekarang, Adidas Samba juga masih sepatu yang paling dicari dari katalog Adidas.

c. Jaket training Adidas Firebird

 Di tahun 90an, semua muda-mudi Jakarta itu pakai ini semua. Sekali lagi, seiring meledaknya fenomena Britpop di Indonesia pada tahun 90an, yang di Indonesia juga nggak mau ketinggalan nge-hip. Jaket ini dulu dipakai sampai warnanya nggak jelas. Sekarang yang memakai sudah nggak sebanyak dulu. Tapi buat kolektor, tetep dicari nih dan harganya tetap tinggi. Jaket ini juga dipakai oleh geng-geng liar di Inggris, kebanyakan dari mereka adalah hooligan yang seneng rusuh abis nonton bola.
http://www.youtube.com/watch?v=yoQ0zNF73rs&feature=related
http://www.youtube.com/watch?v=w968FiLlYJE

2. Fred Perry
 Fred Perry sebenernya adalah seorang petenis terkenal pada tahun 1940-an dari Inggris. Namanya digunakan sebagai brand apparel tenis oleh seseorang bernama Tibby Wegner, dialah yang sebenernya menciptakan brand Fred Perry itu sendiri. Meskipun berasal dari ide kaus tenis, seiring revolusi budaya musik atas kebosanan anak-anak muda Inggris dengan musik TOP 40 pada tahun 60-an, muncul band bernama The Who.

The Who ingin merdeka dalam bermusik dan ber-attitude dengan gaya mereka sendiri, melahirkan sebuah generasi subkultur baru (tau kan lagu The Who yang berjudul “My Generation”).

Setelah The Who, muncul The Jam dengan Paul Weller yang dianggap sebagai “The Godfather of Mod”. Musisi mod senang berattitude liar di panggung, mengenakan kaus Fred Perry, dan mengendarai vespa dengan mengenakan jaket parka (sudah pada nonton film “Quadrophenia”?)

Baik The Who yang kemudian dilanjutkan oleh The Jam, ternyata mewakili suara hati kebanyakan remaja Inggris pada tahun nya, saking besarnya pengaruhnya, bahkan Amerika sampai kecipratan.

Sejak itu, muncullah apa yang dinamakan “mod”. Sebuah generasi pemuda hura-hura yang liar tapi berpakaian rapi dan senang mengendarai vespa. Senang adu jotos dan mabuk, tapi tidak lupa cari cuit di pagi harinya. Salah satu pencetus munculnya punk di tahun 70an.


3. Dr. Marten
 Boot pada awalnya dibuat untuk para buruh pekerja di Eropa dan Amerika. Didesain begitu kuat, tebal, dengan kualitas kulit yang luar biasa, dimaksudkan untuk memfasilitasi para buruh agar dapat bekerja dengan nyaman dan terlindung. Dr. Marten juga awalnya cuma bikin buat buruh gan, bukan sebagai ikon fashion.

Tapi seiring revolusi budaya tetap bergulir, anak-anak muda yang nggak pernah puas di daratan Eropa dan Amerika itu mulai mengenakan sepatu boot sebagai rasa solidaritas mereka terhadap kaum buruh/pekerja yang waktu itu tidak dihargai dan dipandang rendah (dimulai pada tahun 60-an).

Dari anak Mod, skinhead sampe punker, semuanya memakai sepatu boot untuk menunjukan jati diri mereka, dan kala itu brand boot yang terkenal adalah, Dr. Marten. Hingga kini, koleksi boots Dr. Marten menjadi ikon fashion tersendiri dan justru laku keras dengan harga yang mahal.
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=tX2mkuepQSM

4. Chuck Taylor Converse
 Yang satu ini memang paling asik dipakai dengan celana jeans tipe skinny. Nggak seperti yang udah gue sebutin di atas sebelumnya, Chuck Taylor Converse lebih pada American daripada British. Sudah terlalu banyak musisi kelas dunia yang pake sepatu Converse tipe Chuck Taylor ini.

Percaya atau tidak, converse all star ini awalnya adalah sepatu basket. Kalo melihat sepatu basket jaman sekarang, masih nggak percaya sepatu converse all star chuck taylor bisa dibuat main basket (Apa nggak cepat rusak yah?)
Saat James Dean mulai difoto pake sepatu Converse, dunia baru sadar sama kerennya sepatu ini. Lebih meledak lagi ketika bapak grunge dan generation X, Kurt Cobain pake sepatu ini saat manggung atau di video klipnya.

Seiring fenomena grunge meledak di 90-an, Indonesia pun tak luput terjangkiti. Semua muda-mudi grunge Indonesia pasti rambutnya gondrong anti sisir, pake baju flannel kotak-kotak, jeans skinny butut dan cenderung sobek, serta sepatu converse chuck taylor. Ini udah kostum standar anak grunge dunia.

Harganya cenderung murah di banding brand-brand di atas, karena mungkin bahannya yang terbuat dari kanvas, dan bukan kulit. Karakter sepatu Converse Chuck Taylor yang terkenal adalah, semakin butut dan kumal, maka sepatu ini jadi lebih keren. Ditambah lem yang selalu lepas dibagian patahan lekukan telapan kaki. Meninggal bentuk tersendiri yang jadi legendaris. Sampe sekarang, Converse Chuck Taylor dipake dari setiap strata sosial masyarakat Indonesia. Memang keren ini sepatu.
http://www.youtube.com/watch?v=c3F2UcLm6ss

5. Levi's
Berasal dari Amerika, seorang bernama Levi Strauss menciptakan denim pada tahun 1853. Levi’s adalah pelopor jeans pertama. Serupa dengan sejarah boot, denim sebenarnya dibuat atau didesain untuk para pekerja fisik. Dengan bahan fabric yang tebal dan tidak mudah sobek, sangat cocok untuk aktivitas fisik.

Levi’s 501 adalah produk legendarisnya. Dan pada tahun 50-an dan 60-an, Levi’s adalah celana denim popular di berbagai subkultur anak muda, termasuk mod, rocker, hippies dan skinhead.


Nah yang keren nih, saking fenomenalnya ini jeans, Levi’s menggunakan lagu-lagu lama yang popular untuk tv-commercial-nya, mulai dari pop sampe punk. Di antaranya, Eddie Cochran yang merupakan musisi penting di balik lahirnya rock, terus ada Marc Bolan yang jadi pioneer musisi glam-rock, dan punker Inggris yang cerdas, The Clash.
Berkat itu semua, jeans Levi’s jadi diterima di semua genre musik … apapun itu. Benar jadi kaya virus yang menjangkiti anak muda dengan subkultur-nya yang unik.

Layaknya sepatu Converse, celana jeans yang butut, kumal, dan sobek menjadi kekhasan tersendiri bagi para penggemar denim Levi’s. Di Indonesia sendiri, penggemar Levi’s jangan ditanya lagi, buanyaak.

Senin, 18 November 2013

Sejarah Berdirinya Perusahaan Nike

Nike didirikan oleh Phil Knight, seorang pelari jarak menengah dan mahasiswa akuntansi di Universitas Oregon, bersama pelatih Bill Bowerman Phil. Cinta mereka pada olahraga membuat mereka selalu bersama, dan mereka juga memiliki cinta kepada teknologi sepatu olahraga dan pakaian. Pada tahun 1962 Knight berhasil menyelesaikan studi, dan melanjutkan untuk berkeliling dunia. Ketika di Jepang, Knight mulai mengimpor sepatu lari Jepang ke Amerika Serikat, hanya dengan investasi $ 500, dia mendapat 200 pasang sepatu untuk dijual di AS
Lalu Phil bekerja untuk Onitsuka Tiger. Ketika bekerja untuk Onitsuka Tiger, dia berfikir bahwa akan mendapat lebih banyak keuntungan jika ia mulai memproduksi sepatu sendiri. Pada tahun 1971 seorang karyawan Jeff Johnson terpikir untuk memberi nama Nike (dewi Yunani setelah kemenangan) untuk perusahaannya. Phil Knight akhirnya memperoleh nama untuk perusahaan yg saat ini menjadi persuhaan besar, tetapi ia juga membutuhkan sebuah logo. Caroline Davidson, yang mengenal Phil ketika ia masih menjadi mahasiswa di University of Oregon. Dia diminta untuk merancang logo untuk Nike, yang terkenal di seluruh dunia dengan sebutan “The Swoosh”.
Pada tahun 1987 Nike merilis model pertamanya yaitu Air Max Line. Gelembung udaranya (Air Bubbles) dan kenyamanannya meyakinkan banyak orang untuk membeli sepasang Air Max Line.
Nike pada awalnya hanya dikenal sebagai perusahaan sepatu lari, tetapi pada tahun 1984 Nike menandatangani kerjasama dengan pemain basket Michael Jordan, yang hingga hari ini menjadi bagian dari Nike. Beberapa model yang dikenal sampai hari ini adalah: Nike Air Force 1, Nike Vandal, Nike Air Max garis, dan Nike Air Jordans. Hingga hari ini Nike terus memajukan teknologi mereka.

Minggu, 17 November 2013

Ponsel Sepatu Teknologi Unik Di Tahun 2013

Seperti yang kita tau teknologi yang berkembang dan sudah biasa di semua kalangan adalah handphone atau yang kita kenal dengan telephone genggam,tapi apa jadinya jika handphone ini berbentuk sepatu dan sepatu tersebut digunakan untuk berjalan jalan dan berlari lari,ya itu hal yang mungkin ketika seseorang bernama sean menciptakan sebuah inovasi yang dinamainya sebagai shoes phone.


Sepatu Ponsel Atau Shoes Phone adalah sebuah ciptaan dari seorang seniman yang dibuat kedalam bentuk seni yang fungsinal dan juga sangat modern ,desain sepatu ponsel yang dibuat di tahun 2013 ini mulai dikenalkan oleh orang tua yang merupakan seniman yang berusia 41 tahun yang bernama Sean Miles. Kini Ciptaan terbaru dan sangat unik ini telah di produksi . Teknologi ini juga menggabungkan teknologi ponsel lama dan teknologi ponsel baru dan di simpan di sebuah sepatu merupakan ide cemerlang dari Sean. Tidak tanggung-tanggung ponsel sepatu ciptaan terbaru dari Sean ini langsung dibandrol dengan harga tinggi yaitu $3950 Atau Setara dengan £2,500.

jadi Akibat produk yang di ciptakan sean,kini ponsel yang menggunakan teknologi lama tidak lagi dipandang sebelah mata, Bahkan banyak dari vendor vendor yang memproduksi teknologi ponsel baru ,juga mulai meilirik ciptaan sean seperti Apple Inc dan perusahaan Smartphone lainnya. Berkat ide cermelang dari Sean itu mampu membuktikan sesuatu yang unik atau diciptakan lain dari pada yang lain jelas mampu menarik minat dan perhatian banyak orang dan juga merupakan salah satu dari produk teknologi terbaru yang menjadi andalan untuk masa kini. Dan produk Sean ini sudah memiliki banyak model dan variasi


Adapun Model Model Ponsel Sepatu Dapat Dilihat Di Bawah Ini :












Demikian Postingan Artikel Ampuh Mengenai Ponsel Sepatu Teknologi Unik Di Tahun 2013 Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca kami.dan tetap menjadi pilihan para pembaca untuk dijadikan bahan referensi dan sumber artikel terpercaya.

Sabtu, 16 November 2013

Sejarah Sepatu Kulit

Sejarah

Sepatu kulit memiliki sejarah 5.000 tahun. Penutup kulit kaki pertama yang diisi dengan jerami dan menjabat sebagai perlindungan terhadap medan kasar dan iklim parah dari Zaman Perunggu. Para Mesopotamia kuno, mulai tahun 3000 SM, adalah inovator pertama dicampur-sepatu kulit; sepatu mereka setinggi betis dan terbuat dari kulit kambing. Pada 1616, sepatu bot kulit mulai digunakan untuk pakaian busana sehari-hari dan tinggi.

Fungsi

Awalnya, sepatu bot kulit digunakan untuk melindungi kaki dan kaki personil militer dan penunggang kuda. Ketika gaya yang berbeda dari sepatu bot kulit mulai muncul, fungsi sederhana mulai memberikan cara untuk desain yang elegan.

Ukuran

Sepatu kulit dipotong dalam panjang yang berbeda yang berkisar dari pergelangan kaki sampai pertengahan paha. Boots untuk pria biasanya datar atau memiliki tumit satu inci; tumit sepatu bot kulit perempuan dibuat setinggi lima inci.

Jenis

Berbagai jenis sepatu bot kulit termasuk: paha-tertinggi, gusset, setengah bot, Hessian, Wellington, pergelangan kaki pendek, koboi dan pengendara motor itu. Paha-tinggi sepatu yang gaya dominan dari abad 16 dan 17; mereka diikat dengan tali dan melindungi lutut dan kaki bagian bawah pengendara kuda dan tentara. Sepatu Gusset yang elasticized dan menyediakan aus lebih cepat dan penghapusan dari sepatu diikat dengan tali, kait atau tombol. Sepatu Setengah dapat menjadi elasticized atau dicampur, dan hanya datang ke lutut. Sepatu Hessian, Souvaroffs juga disebut, adalah setinggi lutut boot pria yang memiliki dipotong bentuk V di bagian depan, sepatu bot ini diperkenalkan ke Inggris dari Jerman dan populer di abad ke-19, sampai mereka digantikan oleh gaya Wellington. Wellington boot, dinamai Duke of Wellington, yang mengalahkan Napoleon, yang ditandai oleh bentuk-pas desain mereka, alam tahan air dan sol tebal, mereka menggantikan gaya Hessian karena mereka lebih mudah memakai celana panjang di bawahnya. Ankle boots pendek menjadi populer di awal abad 20, biasanya elasticized atau diikat dengan ritsleting, dan hanya datang ke pergelangan kaki. Sepatu bot koboi memiliki tumit tinggi, naik ke pertengahan betis, biasanya untuk pria, dan sering hiasan dirancang atau dua kencang. Sepatu Biker yang memberikan traksi dan perlindungan terhadap panas mesin sepeda motor.

Geografi

Sepatu Kulit berasal dari Mesopotamia kuno tetapi ditemukan di seluruh dunia. Desain untuk berbagai jenis sepatu bot kulit berasal dari negara-negara seperti Italia, Jerman, Inggris, Perancis dan Amerika Serikat.

Jumat, 15 November 2013

Sejarah Berdirinya Perusahaan Adidas

Adolph dan Rudolf Dassler membuat sepatu pertama mereka pada tahun 1920 di Herzogenaurach, Jerman. Setelah sneaker pertama mereka, Dassler Shoes mendapat reputasi sebagai sepatu olahraga atletik. Bahkan, Jesse Owens memenangkan empat medali emas dalam Olimpiade 1936 ketika mengenakan sepasang Dassler Shoes.


Pada tahun 1948 Rudolf Dassler melanjutkan untuk menciptakan sepatu merk terkenal “Puma”, sedangkan Adolph menciptakan merek yang terkenal dengan tiga stripnya: Adidas.Adolph mendapat nama Adidas dari nama panggilannya “Adi” dan tiga huruf pertama dari nama panjangnya Dassler . Setahun kemudian Adolph memasukkan Logo Tiga stripnya”, yang masih digunakan sampai hari ini.

Sebelum Nelly membuat lagu Air Force 1s, Run DMC juga membuat lagu rock tentang Adidas. Mereka sangat menyukai Adidas lalu di tahun 1980 mereka membuat lagu berjudul My Adidas. Run DMC memiliki gaya mereka sendiri, tidak memakai tali dengan lidah menjulur keluar. Anda akan sering melihat Run DMC mengenakan sepasang  “Superstars” atau yg disebut “Shell Toes”. Meskipun sampai hari ini, Adidas Superstar sangat terkait dengan budaya Hip Hop.

Saat ini, Adidas memiliki tiga brand anak: The Originals Adidas-yang dikenal sebagai Heritage Line, Adidas Performance- Produk untuk atlit kelas atas, dan Adidas Y-3-yang merupakan kolaborasi dari olahraga dan fashion dengan desainer Yohji Yamamoto.

Kamis, 14 November 2013

ADIDAS & PUMA, Sedarah tapi Selalu Bersaing Ketat.

Kalo denger nama dua brand ini pasti sudah ga asing lagi. Adidas dan Puma adalah nama brand terkenal . Beberapa orang di dunia khususnya dunia erapa orang memang lebih familiar dan lebih mengenal produk keluaran Adidas, namun ga sedikit juga yang mengenal atau lebih menyukai produk buatan Puma.
Tahu kah kamu, kalau sebenarnya founder dari kedua merk terkenal ini adalah sepasang adik kakak yang lahir dari keluarga khususya ayah, yang  bekerja membuat sepatu? selama ini pasti ga pernah terpikir. Nah makanya aku pengen bahas 2 brand terkenal ini. Selain itu aku baru aja nonton dokumenter tentang dua kakak beradik yang hebat ini yang punya pengaruh besar di perang dunia dan persepakbolaan dunia.
Adidas AG adalah pabrik pakaian olahraga yang berasal dari jerman dan perusahaan induk dari Adidas Grup termasuk perusahaan Reebok, Ashworth, Rockpot. Selain memproduksi pakaian olahraga, sekarang sudah mulai merambah ke kacamata, jam , kaos , tas. Adidas di dirikan oleh sang penemu Adolf  ”Adi”  Dassler dan terdaftar tahun 1949.  Pada saat itu juga di buatlah lambang 3 garis hitam menyerupai sepatu yang sampai saat ini pun masih tetap digunakan.
Puma ( Puma SE) adalah perusahaan yang sama yang dibentuk oleh kakak pendiri Adidas , Rudolf Dassler. Puma sendiri didirikan tahun 1947 , awalnya nama perusahaannya bernama Ruda yaitu gabungan nama si pendiri RUdolf DAssler namun kemudian Rudolf merubahnya menjadi Puma dengan lambang seekor puma yang akan meloncat  . Puma pun memiliki kantor utama di Jerman sama dengan Adidas.
Para pendiri brand terkenal diatas memiliki ayah yang background pekerjaan nya sama , yaitu pembuat sepatu dan memiliki perusahaan kecil pembuat sepatu. Christoph Van Wilhelm Dassler adalah seorang pekerja pembuat sepatu disebuah pabrik dan istrinya Pauline menjalankan usaha Laundry di daerah Bavarian sebuah kota di Herzogenaurach.  Sang anak tertua, Rudolf adalah yang paling awal bergabung dengan ayahnyadi tempat sang ayah bekerja membuat sepatu . Adolf atau yang sering dipanggil dengan nama Adi, memproduksi sepatu untuk pertama kalinya di dapur milik sang Ibu. Pada tahun 1924 setelah kembali dari tugasnya di Perang Dunia I, Adi mendirikan perusahaan kecil bernama “Gebrüder Dassler Schuhfabrik (Dassler Brothers Shoe Factory)” setelah kakaknya memutuskan untuk ikut bekerjasama memproduksi sepatu. Perusahaan ini di jalankan dengan sungguh – sungguh oleh dua bersaudara ini.Kantor awalnya pun masih di tempat Laundry sang ibu. Dan tahu kah kamu? kalo sepatu produksi awalnya terbuat dari bahan yang keras dan berat (kalo ga salah dari besi) namun kemudian segera diperbaharui menjadi sepatu yang lebih nyaman dipakai.

Sepatu Adidas yang pertama kali di produksi
Usaha dua bersaudara ini memperkenalkan produk mereka termasuk canggih (menurut penulis), mereka udah berani jadi sponsor bagi atlet. Atlet yang beruntung adalah Jesse Owen, seorang pelari cepat berdarah Amerika-Afrika yang pada saat itu tepat sekali ada even Olimpiade Musim panas tahun 1936. Pada saat itu Owen mendapat mendali emas dan seketika itu juga nama Dassler bersaudara langsung tenar, orang – orang mulai tertarik membeli sepatu mereka. Penjualan pun mencapai 200,000 pasar sepatu yang terjual sebelum Perang Dunia II.
Nah, setelah kesuksesan didapat , Dassler bersaudara di dera cobaan (yang mengakibatkan dua perusahaan itu terbentuk). Sebenernya alasan mereka berselisih adalah karena kesalahpahaman . Pada saat Rudolf dan Adi sama – sama gabung di partai Nazi, ada masa dimana tentara sekutu menyerang mereka.Pada saat itu Adi sedang berusaha menyelamatkan diri dengan keluarganya dengan cara memanjat kesebuah tempat perlindungan dimana Rudolf beserta keluarganya sudah ada lebih dulu disana. Adi dengan spontan mengeluarkan kata – kata kasar yang sebenarnya di tujukan untuk tentara sekutu yang menyerang mereka namun bagi Rudolf kata – kata itu ditujukkan untuknya dan keluarganya.Dan pada saat dia ditangkap tentara Amerika atas keikutsertaannya dalan organisasi Warren SS , dia menyalahkan adiknya lah yang menyebabkan dia jadi seperti itu ( entah ini bener atau ga >,<).

Perselisihan ini jadi topik yang hot banget di kota asal mereka Herzogenaurach, bahkan di kota itu sampai punya dua klub bola ASV Herzogenaurach yang di support oleh Adidas, sedangkan FC Herzogenaurach di support oleh Puma. Pada tahun 1948 setelah perang dunia II Puma sempat mendominasi keberadaannya, tim sepak bola Jerman Barat memakai sepatu produksi Puma, dan Atlit Jorsey Barthel dari Luxemburg juga mengenakan Puma di Olimpiade usim panas 1952.

Ada kejadian menarik ketika atlit Armin Harry , seorang pelari cepat yang dibayar oleh Puma sebagai bagian dari sponsor. Harry yang sebelumnya menggunakan Adidas , meminta bayaran kepada Adidas  seperti halnya Puma  membayar mereka.  Saat itu Adidas menolak membayar sang atlit , namun ketika sang atlit memutuskan menggunakan Puma dan memenangkan pertandingan, dia malah mengaku menggunakan sepatu Adidas lah yang membuat nya mendapatkan mendali emas. Hal ini membuat sang pemilik Adidas marah besar.
Perselisihan ini berlangsung sampai akhir ajal mereka, dua bersaudara ini ga pernah akur walaupun terkubur dalam satu kuburan. Selama berselisih mereka berusaha menjauh sejauh mungkin satu sama lain. 

Itulah kisah sedih dibalik suksesnya Brand Adidas dan Puma. Meskipun akhirnya kedua perusahaan ini sempat berdamai ketika pemain sepakbola terkenal , Pele menginginkan terikat dengan kedua perusahaan secara bersamaan, tetep aja sangat disayangkan kalo pendirinya sampai akhir hayat menyimpan rasa dendam, padahal mereka bersaudara.
Buat penulis sih, kalo mau di banding – bandingkan produk mana yang lebih bagus atau terkenal, setelah tahu sejarahnya penulis rasa mereka sama sukses dan hebat. Walaupun Adidas memiliki bermacam – macam produk yang lebih variatif tapi Puma juga ga kalah keren. Intinya mereka berdua hebat, malah menurut cerita, kesohoran mereka sempat membuat dua sekutu yang berperang pada Perang Dunia II sempat bersatu hanya karena sepakbola. Kekuatan marketing *( Yang pastinya diturunkan dari orang tua ),ketekunan mereka, keberanian mereka mampu membuat dua perusahaan besar itu sekarang jadi sukses dan di kenal di seluruh dunia

Rabu, 13 November 2013

Plus Minus Sepatu dan Sandal bagi Kesehatan Kaki

Sepatu adalah jenis alas kaki yang biasanya terdiri bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Tidak dapat disangkal bahwa sepatu merupakan salah satu item yang telah menjadi kebutuhan primer di samping makanan. Sepatu juga merupakan salah satu aksesoris yang bisa memperindah penampilan. Tapi sayangnya tidak semua sepatu baik untuk kesehatan kaki, beberapa sepatu justru memiliki dampak buruk bagi kesehatan kaki.

Beberapa ahli percaya bahwa mengenakan sepatu merupakan hal yang tidak sehat karena bisa mengubah cara jalan seseorang. Hal ini karena kaki manusia lebih cocok berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Tapi karena manusia hidup di masyarakat yang menggunakan pakaian lengkap, maka berjalan tanpa alas kaki akan terasa janggal.Untuk itu seseorang harus membuat pilihan yang tepat dalam memilih sepatu demi kenyamanan.

Berikut adalah sepatu yang berdampak buruk bagi kesehatan kaki, yaitu:
1.Sandal jepit
Sandal jepit mungkin alas kaki yang paling nyaman. Tapi tanpa disadari saat menggunakan sandal jepit, jari kaki yang menjepit akan menempatkan ketegangan pada jaringan ikat sehingga memicu nyeri pada lengkungan kaki (plantar fasciitis), radang achilles tendon, peradangan pada jaringan ikat antara tulang tumit dan jari kaki. Para ahli menyarankan penggunaan sandal jepit hanya dalam waktu singkat dan bukan untuk berjalan sehari-hari. Jika ingin digunakan dalam jangka waktu panjang, maka gunakan sandal yang memiliki tali di bagian belakang yang membantu menjaga kaki.

2.Sepatu bertumit tinggi (high heels)
Sepatu jenis ini menempatkan kaki pada posisi plantarflexed (kaki menunjuk ke bawah) yang membuat berat tubuh bertumpu pada bola kaki, sehingga menyebabkan postur tubuh berubah serta tekanan pada lutut dan pinggul. Sementara itu peningkatan tekanan pada bola kaki bisa memicu kondisi metatarsalgia, yaitu nyeri akut pada bola kaki yang bisa menjadi kronis. Serta posisi adanya kontraksi dari achilles tendon pada pergelangan kaki yang memicu achilles tendonitis.

3.Sepatu balet
Sepatu balet memang tidak membuat tumit menjadi tinggi atau memberikan tekanan lebih ke jari-jari kaki. Tapi sepatu ini bisa memberikan masalah sendiri bagi kaki, karena umumnya ia memiliki bantalan dan dukungan yang kurang. Kondisi ini meningkatkan risiko plantar fasciitis, tendonitis dan shin splints.

Meski sepatu ini terbilang nyaman tapi tidak harus dipakai setiap hari. Usahakan pilih sepatu yang memiliki sol dan dukungan yang baik untuk tumit, jika memiliki kaki datar maka pilih sepatu dengan dukungan lengkungan yang baik