Sabtu, 07 Desember 2013

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SEPATU SEPAK BOLA

Memiliki sepatu sepak bola atau futsal seperti yang digunakan oleh bintang sepak bola idola kita tentunya menyenangkan. Namun tahukah Anda bagaimana sejarah dan perkembangan sepatu sepak bola hingga seperti sekarang ini?

Saat kita mengenakan sepatu yang persis sama dipakai oleh Lionel Messi seakan-seakan kita mampu melakukan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh idola kita itu, operan-operan yang dirasa semakin jitu karena kita menggunakan sepatu yang sama seperti yang dipakai oleh Cesc Fabregas atau tendangan yang keras dan terarah saat kita menggunakan sepatu yang sama dengan Wayne Rooney.

Sepak bola adalah olahraga paling kompetitif di dunia saat ini, di mana kemenangan dalam sebuah pertandingan akan sangat berharga dalam setiap langkah ke depan sebuah klub di roda perjalanan kompetisi. Ada beberapa aspek yang memainkan peran penting dalam menentukan pemenang di permainan sepak bola, di antaranya: performa tim, keterampilan individu, pelatihan, dan perlengkapannya seperti sepatu bola.

Lebih jelas mengenai sepatu dan komponen-komponen pendukung seperti: sejarah, bahan, jenis, model, hingga kaki yang merupakan pasangan sejatinya, dan ternyata banyak sekali pengetahuan-pengetahuan yang ada di sana.




Sepatu dalam olahraga sepak bola telah menjadi faktor integral untuk mendukung keterampilan pemain dalam sepak bola dan mencetak gol. Sepertinya sepatu sepak bola saat ini telah didesain sedemikian rupa untuk dapat memenuhi keinginan si pemakai, ditambah lagi faktor kecepatan yang juga memegang peranan penting, karena di era sepak bola modern terkadang kemenangan ditentukan hanya dalam jarak beberapa milimeter atau waktu sepersekian detik saja.

Olahraga sepak bola dan futsal tidak akan pernah lepas dengan perlengkapan yang satu ini. Selain berguna untuk keamanan, kesehatan, juga berguna untuk penunjang skill serta mempercantik penampilan yang imbasnya akan menambah kepercayaan diri si pemakai. Dengan kata lain, sepatu sepak bola mempunyai pengaruh yang sangat penting dari berkembangnya olahraga itu sendiri, baik itu secara langsung maupun tidak.

Pengetahuan mengenai sejarah biasanya akan sangat membosankan dan terkadang membuang waktu, namun tidak ada salahnya kita mengetahuinya walaupun itu sedikit, banyak sumber-sumber mengenai sejarah perkembangan sepatu olahraga ini. Terlepas dari benar tidaknya sejarah itu, kita akan mencoba membuat kesimpulan dan memaparkannya berdasarkan hasil sejarah yang tercatat paling banyak dimuat di media.

Secara umum mengenai sepatu, sejarah adanya sepatu dimulai hampir bersamaan dengan sejarah peradaban manusia, Luciana Boccard dalam bukunya Party Shoes (1993) menjelaskan bahwa manusia sudah memakai sepatu dari kulit sejak seribu tahun sebelum Masehi.

Khusus untuk sepatu sepak bola, benda ini sudah dikenal mulai dari zaman Raja Henry VIII pada tahun 1525. Sepatu yang dikenakan beliau terbuat dari kulit yang keras, tingginya di atas mata kaki, dan bobotnya lebih berat dari sepatu biasa (Mirip sepatu Lars panjang atau Boot). Sepatu ini dijahit tangan oleh Cornelius Johnson, dan jika kita ingin mengetahui berapa nilai sepatu itu, yaitu sekitar 4 Shilling atau Rp.1.671.400,- jika dinilai saat ini.

Sepatu bola awalnya dan yang menjadi ciri khasnya, memiliki Stud/Cleat/Pul/Sepul (Tujuannya untuk kestabilan dan agar pemain tidak mudah terpeleset di lapangan rumput) yang terbuat dari paku baja dan ditanam di bagian bawah/sol sepatu, hingga kemudian dibuat aturan agar cleat ini ujungnya tumpul demi keamanan.

Pemain bola pada awalnya diijinkan menggunakan sepatu jenis apapun di lapangan, hingga akhirnya pada tahun 1863 FA mengeluarkan peraturan: “Yang tidak menggunakan sepatu dengan paku menonjol, lempengan besi, atau getah karet pada sol sepatunya tidak diperbolehkan bermain”.

Produsen (Pabrikan sepatu) pertama sepatu sepak bola adalah Gola yang rilis pada tahun 1905, kemudian pada tahun 1910-an sepatu dengan nama Cup Final Specials rilis dan mendunia berkat 'gigi-gigi' kayu di bagian bawah agar pemain mudah mencengkeramkan kakinya ke tanah, ujung sepatu dibuat dengan pola anyaman agar pemain mudah menggerakkan jari kakinya selama mengontrol bola, bentuk gigi itu seperti tabung dengan tiga paku kecil berujung tajam, dan pemain harus memakukkan 'Kuku' itu ke sol dengan palu kecil.

Ukuran gerigi itu pun bervariasi, pemain akan memilih gigi lebih panjang untuk bermain di lapangan becek/lembek agar tidak mudah terpeleset. Pada masa itu, salah satu tugas wasit dan asistennya adalah mengecek sol sebelum pemain masuk ke lapangan, jika gigi sepatu terlalu tajam dan menonjol, pemain tak diperbolehkan masuk. Sepatu baru umumnya keras dan kaku sehingga sering membuat kaki pemakainya cedera, agar lebih lentur dan enak dipakai sepatu direndam dulu selama beberapa jam sebelum dikenakan, lalu dijemur sebentar agar kandungan air tidak memberatkan sepatu.

Tahun 1920-an, di Jerman muncul Dassler bersaudara yaitu Adolf dan Rudolf yang membangun Gebruder Dassler Schuhfabrik (Dassler Brother Shoe Factory) pada tahun 1924, perusahaan ini menawarkan teknologi cleat sepatu bermata 6 sampai dengan 7 yang dapat dipindah-pindah posisinya menyesuaikan kondisi lapangan. Produksi sepatu sepak bola pada masa ini tidak hanya untuk orang dewasa namun anak-anak pun masuk dalam produksi massal.

Tahun 1930-an, muncul variasi warna tali sepatu, namun kelemahannya adalah pada saat bertanding pemain sering mengganti tali sepatu ini karena pembuatannya, proses rendam-jemur sepatu membuat tali mudah rusak.

Tahun 1950-an, pemikiran untuk mengurangi bobot sepatu muncul dan fungsinya mulai difokuskan untuk menendang dan mengontrol bola. Bahan pembuatan sepatu merupakan gabungan kulit dan sintetis, cleat sepatu terbuat dari karet atau plastik dan dapat diganti-ganti. Era ini juga ditandai dengan dimulainya komersialisasi sponsor oleh produsen sepatu kepada pemain (1951), bintang Inggris Stanley Matthews menjadi nama sepatu keluaran CWS dan Ia mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang disewa sebagai bintang iklan sepatu.

Tahun 1960-an, terobosan baru dalam pembuatan sepak bola mencakup sol sepatu yang dibuat dengan bahan karet, plastik, atau logam dengan pengait sekrup.

Tahun 1970-an, karena pada awalnya sepatu selalu berwarna hitam, kemudian muncul terobosan untuk mengeluarkan sepatu yang warnanya tidak biasa, yaitu putih. Di tahun 1979, diperkenalkan bahan kulit sepatu yang terbuat dari kulit kanguru.

Tahun 1990-an, populernya bahan kulit kanguru semakin berkembang dengan diperkenalkannya teknologi Sweet Spot, yaitu sepatu yang bisa membuat bola melengkung ketika ditendang melambung di udara (Tendangan pisang), kita mungkin lebih mengenalnya dari seorang pemain sepak bola asal Inggris David Beckham. Tahun 1994, sol sepatu terbuat dari bahan polimer yang membuatnya lebih fleksibel dan cleat sepatu tidak lagi berwujud paku-paku, namun dibentuk langsung dari sol berupa bilah seperti pisau.

Dan akhirnya pada tahun 2000-an, diperkenalkan teknologi baru dalam sepatu yang meningkatkan kemampuan kontrol bola, kecepatan lari, dan kekuatan serta akurasi tendangan. Juga berkembangnya teknologi kuku-kuku sepatu (stud/cleat/pul/sepul) yang lebih lengket di lapangan, dan hasilnya si pemakai akan lebih stabil dalam bermanuver.

Seperti kita ketahui di atas, sepatu bola pada awalnya sangat berat, karena sepatu ini melindungi sampai pergelangan kaki atau mata kaki. Bentuk ini yang menjadi standar di bagian Utara Eropa selama beberapa tahun, sedangkan di Eropa dan Amerika bagian Selatan lebih mengenal sepatu bola yang tidak perlu melindungi angkel, sehingga bobot sepatu jauh lebih ringan, dan kemudian model ini menjadi model standar hingga sekarang.

Tanggal : 11 February 2012



Jumat, 06 Desember 2013

BEBERAPA PERBEDAAN SEPATU FUTSAL DAN SEPAK BOLA

Sepatu Futsal

  • Bagian bawah rata atau tanpa pul
  • Bagian bawah terbuat dari karet

Sepatu Sepak Bola

  • Pasti berpul dan pulnya minimal ada 6
  • Biasanya pulnya terbuat dari bahan karet atau yang lebih keras agar tahan lama
Kenapa bagian bawah sepatu bisa berbeda untuk ke-2 olahraga tersebut? Tentu saja hal ini dikarenakan lapangannya. Perbedaan dari ke-2 lapangan tersebut adalah:

Kamis, 05 Desember 2013

Nike Perkenalkan Sepatu Bola Mercurial Terbaru!

Nike memperkenalkan produk terbarunya melalui inovasi berteknologi tinggi berupa sepatu bola Mercurial. Lebih dari satu dekade sepatu bola ini didefinisikan sebagai sepatu bola yang inovatif dengan terobosan terbaru.

Tekhnologi mutakhir yang secara konsisten menciptakan sebuah sepatu bola yang memiliki kinerja super ringan, nyaman, dan reponsif. Sekarang untuk musim 2012/2013 Mercurial Vapor membawa inovasi ke tingkat yang lebih tinggi dengan rekonstruksi sepatu bola yang diciptakan untuk sebuah kecepatan yang meletup-letup.

Bepikir tentang Mercurial berarti secara langsung berpikir juga tentang inovasi dan gaya. Inti dari sepatu ini berada pada DNA-nya dari Vapor8 terbaru ini, yang memberikan rasa pas di kaki ketika dikenakan, sentuhan pada bola dan pijakan yang luar biasa. Sebuah rekontruksi untuk performa yang jauh lebih baik dengan desain yang sangat menonjo

Rabu, 04 Desember 2013

Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler Read more at http://uniqpost.com/90707/sejarah-adidas-sepatu-pertama-adi-dassler/

Adi Dassler memulai bisnis sebagai tukang roti, sampai ia menyadari bahwa passion sesungguhnya adalah membuat sepatu olahraga. Dalam artikel berikut terdapat beberapa gambar sepatu dari perusahaan pertama adi, ‘gebruder dasher schuhfabrik”, saat ini dikenal sebagai adidas. Koleksi sepatu itu mencakup sepatu gunung atau tracking dan sepatu sepak bola, beberapa dipakai para peraih medali emas di berbagai tempat Olimpiade dari 1920-30-an. 

 Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler

Gebruder dassler schuhfabrik ‘rennschuh’ – 1925, sprint shoe shoe size: 6 (UK), 176 g 


 Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler



Georg lammers – ‘modell waitzer’ – 1928, sepatu lari dipakai di Olimpiade Amsterdam 


 Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler

Lina Radke-batschauer – modell waitzer – 1928, sepatu lari dipakai di Olimpiade Amsterdam ukuran sepatu: 3,5 (uk), 152 g 



 Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler

Helene schmidt – modell waitzer – 1928, sepatu lari dipakai di Olimpiade Amsterdam ukuran sepatu: 4,5 (uk), 180 g 


 Sejarah Adidas: Sepatu Pertama Adi Dassler

Hans woellke: modell waitzer – 1936, sepatu tolak peluru dipakai di Olimpiade Berlin ukuran sepatu: 10,5 (uk), 267 g 

Selasa, 03 Desember 2013

2 Raksasa Sepatu Bola Dunia Kembali Bersaing

NIKE inc meluncurkan sepatu sepakbola Seri Nike Elite berfitur lengkap, yang menghadirkan tingkat performa yang baru (3/4). Mercurial Vapor SuperFly II, CTR360 Maestri, Total90 Laser III dan Tiempo Legend III dari Nike, semua menampilkan sepatu bagian atas yang baru, yang bisa meningkatkan ketajaman penglihatan di lapangan dan sol luar yang diperbaharui sehingga memberikan performa ringan bagi segala jenis pemain.
Para perancang Nike telah mengurangi berat tiap sepatu agar para pemain bisa memberikan kemampuan terbaik mereka. Konstruksi yang ringan, teknik yang rumit, kekuatan karbon dan warna kontras, adalah fitur-fitur yang membedakan sepatu ini dari lainnya.Warna yang amat kontras (Ungu Mach Metalik dan Oranye Total) secara khusus dipadukan untuk meningkatkan ketajaman penglihatan. Bagi pemain sepakbola, kombinasi yang unik ini dirancang untuk meningkatkan ketajaman penglihatan, agar mereka bisa dengan cepat mengenali rekan satu tim dan mengoper bola secara mulus.
Sedangkan Adidas pun seolah tak mau kalah dengan nike, Produsen alat olahraga Adidas meluncurkan sepatu bola seri Piala Dunia, “F50 adiZero”, dengan berat 165 gram yang diklaimnya sebagai sepatu teringan di dunia.Sepatu dengan desain istimewa, yaitu warna bunglon ungu dan putih dengan aksen elektrik akan digunakan oleh pemain terbaik dunia, Lionel Messi.
“Messi akan menjadi pemain pertama yang akan menggunakan sepatu dengan desain istimewa. Sepatu baru itu juga hanya memiliki berat 165 gram saja,” Brand Communication Adidas Indonesia, Monica di Jakarta, Senin.Menurut dia, selain model yang istimewa, sepatu yang baru dikenalkan pada masyarakat Indonesia dijamin akan mempercepat larinya seorang pemain sepak bola.Selain desain istimewa yang akan dikenal Messi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Adidas juga mengeluarkan versi lain, yaitu warna hitam bergaris kuning.

Senin, 02 Desember 2013

SEPATU BOLA YANG BANYAK DIPAKAI PEMAIN SEPAK BOLA




Adidas Adipure 3 TRX FG



1. Ricardo Kaka
2. Farnk Lampard
3. Xabi Alonso
4. Alessandro Nesta
5. Bastian Schweinsteiger
6. Phillips Lahm





Nike Total 90 Laser III






1. Fernando Torres
2. Weasley Sneidjer
3. Sergio Ramos
4. Douglas Maicon
5. Wayne Rooney
6. Thiago Silva
7. Michael Essien
8. Rio Ferdinand
9. Rafael Da Silva
10. Fabio Da Silva


Nike CTR 360





1. Andrea Iniesta
2. Sergio Busquet
3. Sami Khedira
4. Cesc Fabregas
5. Jack Wilshere
6. Van Der Vaart
7. Christian Chivu
8. Walter Samuel
9. Ashley Cole
10. Gennaro Gattuso


Nike Tiempo Legend III





1. Carles Puyol
2. Ronaldinho
3. Gerard Pique
4. Carlos Tevez
5. Giampaolo Pazzini
6. Javier Hernandez
7. Eric Abidal
8. Andrea Pirlo
9. Park Ji Sung
10. Marek Hamsik

Minggu, 01 Desember 2013

Merawat Sepatu Bola

Bagi para pemain sepakbola, sepatu adalah salah satu senjata mereka. Selain untuk mendapatkan hasil permainan yang maksimal, sepatu juga merupakan daya tarik bagi pemain. Oleh karena itu, akan sangat menyedihkan kalau sepatu kotor atau kucel, apalagi pada saat musim hujan yang mengakibatkan lapangan menjadi basah serta becek.

Berikut ini tips untuk membersihkan dan mengeringkan sepatu bola yang basah atau kotor oleh lumpur.

1. Jangan menggosokkan bagian bawah sepatu bola ke dinding atau permukaan yang kasar seperti semen dan batu.
Hal ini akan mengakibatkan spul sepatu bola menjadi rusak atau copot.

2. Gunakan kain basah untuk membersihkan sepatu bola yang kotor karena lumpur atau kotoran lainnya.

3. Jangan merendam bagian bawah sepatu bola ke dalam air sabun.
Untuk membersihkan lumpur atau kotoran yang menempel pada spul gunakanlah sikat tanpa merendam sepatu tersebut.

4. Jangan menggunakan air panas.
Jangan sekalipun menggunakan air panas untuk mencuci sepatu bola anda apalagi untuk merendamnya.

5. Jangan mencuci sepatu bola dengan mesin cuci.

6. Masukkan koran bekas ke bagian dalam sepatu.
Ini untuk mengeringkan bagian dalam sepatu yang basah agar bentuk sepatu tetap terjaga seperti semula.

7. Semprotkan spray pelindung kulit sepatu atau semirlah sepatu.

Lakukan tips ini untuk merawat sepatu anda tetap awet, walaupun saya yakin bahwa anda dapat membeli yang baru.